Rabu, 03 Februari 2021
7. Artikel : Format pelaporan Audit
1. Karakteristik Laporan Hasil Audit SI
yang Baik
Laporan hasil pemeriksaan hendaknya mempunyai makna penting dan sungguh – sungguh diperlukan dan hasilnya bermanfaat bagi pimpinan, auditee ataupun auditor itu sendiri.
Laporan hasil audit disusun dan didistribusikan tepat waktu.
- Ketepatan dan kecukupan bukti pendukung
- Temuan yang dicantumkan pada laporan hasil pemeriksaan mempunyai sifat meyakinkan.
- Laporan disajikan jelas dan sederhana
- Laporan disajikan secara ringkas dengan bahasa yang lugas dan lengkap.
- Laporan hasil pemeriksaan harus menyajikan temuan dan rekomendasi dengan nada konstruktif.
A. Penyajian Intisari Hasil Audit
Memuat hal – hal :
Temuan dan kesimpulan secara singkat dan jelas.
Saran dan rekomendasi (gunakan kalimat yang singkat dan jelas, gunakan kata – kata yang sederhana dan tidak bersifat teknis,gunakan sub judul, garis bawahi ungkapan yang penting,memberikan motivasi)
B. Penyajian Uraian Hasil Audit
Informasi Umum, disajikan dengan tujuan untuk menyediakan informasi bagi pembaca tentang program atau kegiatan yang diaudit dan sifat audit
Dibagi menjadi beberapa sub bagian yaitu informasi mengenai sifat kegiatan audit, informasi tentang kegiatan yang diaudit,pernyataan2 pengimbang,informasi sifat kegiatan audit.
Informasi Sifat Audit
- Sifat audit (audit keuangan,audit operasional, atau audit khusus).
- Ruang lingkup audit,periode
- Penjelasan keterbatasan dan ungkapan bila ada pembatasan
- Lokasi audit
Tahapan Analisis Risiko
Analisis risiko adalah elemen dari manajemen risiko yang didalamnya memiliki tahapan, berikut diantaranya:
• Pertama adalah mengenali dan memikirkan segala probabilitas dari sebuah kejadian, peristiwa dan kondisi dari yang paling buruk mulai dari sisi internal dan eksternal.
• Pastikan keterkaitan antara sebab akibat dengan skala, peluang kejadian dan probabilitas efeknya.
• Evaluasi segala efek yang ada di bawah anggapan dan kemungkinan yang berbeda.
• Implementasikan metode kuantitatif dan kualitatif untuk meminimalkan kemungkinan bahaya lain dari biaya yang membengkak, kerugian, kecelakaan dsb.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar