FAKTOR PENYEBAB BERMAIN GAME ONLINE DAN DAMPAK
NEGATIFNYA BAGI PELAJAR
Game online adalah permainan yang dimainkan menggunakan internet
sebagai media bermainnya. Dampak negatif yaitu pengaruh sangat kuat yang
mendatangkan akibat kurang baik dari sesuatu. Pelajar adalah anak yang belum
dewasa dan masih duduk di bangku sekolah serta memerlukan bimbingan orang
lain untuk menjalankan tugasnya. Perkembangan jaman teknologi dewasa ini
semakin maju dengan pesat, tidak terkecuali permainan game online. Akibat
perkembangan teknologi yang semakin pesat tersebut berdampak pada generasi
muda tidak terkecuali pelajar atau siswa.
Faktor-faktor yang menyebabkan pelajar bermain Game Online di Warung Internet meliputi:
a. Komunikasi yang kurang maksimal antara anak dengan anggota keluarga, khususnya orang tua. Sebagian besar diakibatkan anak tidak mendapatkan saluran komunikasi yang baik untuk berkeluh kesah dari keluarga. Hal tersebut terbukti dengan banyak anak yang bermain game online karena anak merasa tidak adanya interaksi dari orang tua, sehingga mencari kegiatan yang dapat membuat dirinya senang.
b. Pengawasan orang tua yang kurang kepada anak. Hal tersebut tentu saja membuat anak semau sendiri dalam melakukan kegiatan, karena tidak ada bimbingan dari orang tua. Anak akan berbuat sesuai keinginan sendiri tanpa terkontrol orang tua, yang menyebabkan terjerumus ke dalam hal-hal negatif dan merugikan.
c. Kesalahan pola asuh dari orang tua kepada anak. Terlalu memanjakan, membebaskan, mengekang, mencurigai, dan mendiamkan anak merupakan halhal yang sangat vital pada anak-anak. Hal tersebut perlu dipahami orang tua agar anak-anaknya tidak terjerumus mencari kenyamanan untuk dirinya dengan hal-hal yang negatif dan tidak bermanfaat bagi dirinya.
d. Kejenuhan atau merasa bosan seorang anak akan rutinitas yang monoton. Hal tersebut sangat memungkinkan anak untuk mencari hal lain yang dapat menghilangkan rasa bosan tersebut. Kejenuhan sering dialami pelajar, seperti banyaknya mata pelajaran dan tugas-tugas dari sekolah. Hal tersebut dapat menimbulkan perasaan bosan pada anak.
Dampak negatif bagi pelajar yang bermain game online di warung internet meliputi:
a. Dampak Sosial. Game online membuat anak menjadi jarang berkumpul dengan keluarga. Hal tersebut terlihat dari banyak anak yang bermain di warnet dari pada berkumpul dengan keluarga dirumah. Tujuan anak-anak tersebut sebenarnya hanya untuk menghilangkan rasa bosan, namun seharus ada kontrol dari pihak lain misalnya orang tua agar tidak ketergantungan terhadap game online.
b. Dampak psikis. Game online membuat anak menjadi ketagihan dan selalu ingin memainkan permainan tersebut. Hal tersebut dapat dilihat anak akan melakukan berbagai cara untuk memuaskan keinginannya tersebut seperti dengan cara membolos sekolah.
c. Dampak fisik. Anak belum merasakan dampaknya secara langsung, yang mereka rasakan secara langsung dampak negatif dari bermain game online secara fisik. Hal ini dikarenakan usia anak yang masih dalam masa pertumbuhan, sehingga belum bisa merasakan dampak jangka panjangnya. Game online dapat menyebabkan syaraf mata dan otak terganggu, serta dapat menyebabkan dampak fisik lainnya terutama pada organ dalam manusia.
Faktor-faktor yang menyebabkan pelajar bermain Game Online di Warung Internet meliputi:
a. Komunikasi yang kurang maksimal antara anak dengan anggota keluarga, khususnya orang tua. Sebagian besar diakibatkan anak tidak mendapatkan saluran komunikasi yang baik untuk berkeluh kesah dari keluarga. Hal tersebut terbukti dengan banyak anak yang bermain game online karena anak merasa tidak adanya interaksi dari orang tua, sehingga mencari kegiatan yang dapat membuat dirinya senang.
b. Pengawasan orang tua yang kurang kepada anak. Hal tersebut tentu saja membuat anak semau sendiri dalam melakukan kegiatan, karena tidak ada bimbingan dari orang tua. Anak akan berbuat sesuai keinginan sendiri tanpa terkontrol orang tua, yang menyebabkan terjerumus ke dalam hal-hal negatif dan merugikan.
c. Kesalahan pola asuh dari orang tua kepada anak. Terlalu memanjakan, membebaskan, mengekang, mencurigai, dan mendiamkan anak merupakan halhal yang sangat vital pada anak-anak. Hal tersebut perlu dipahami orang tua agar anak-anaknya tidak terjerumus mencari kenyamanan untuk dirinya dengan hal-hal yang negatif dan tidak bermanfaat bagi dirinya.
d. Kejenuhan atau merasa bosan seorang anak akan rutinitas yang monoton. Hal tersebut sangat memungkinkan anak untuk mencari hal lain yang dapat menghilangkan rasa bosan tersebut. Kejenuhan sering dialami pelajar, seperti banyaknya mata pelajaran dan tugas-tugas dari sekolah. Hal tersebut dapat menimbulkan perasaan bosan pada anak.
Dampak negatif bagi pelajar yang bermain game online di warung internet meliputi:
a. Dampak Sosial. Game online membuat anak menjadi jarang berkumpul dengan keluarga. Hal tersebut terlihat dari banyak anak yang bermain di warnet dari pada berkumpul dengan keluarga dirumah. Tujuan anak-anak tersebut sebenarnya hanya untuk menghilangkan rasa bosan, namun seharus ada kontrol dari pihak lain misalnya orang tua agar tidak ketergantungan terhadap game online.
b. Dampak psikis. Game online membuat anak menjadi ketagihan dan selalu ingin memainkan permainan tersebut. Hal tersebut dapat dilihat anak akan melakukan berbagai cara untuk memuaskan keinginannya tersebut seperti dengan cara membolos sekolah.
c. Dampak fisik. Anak belum merasakan dampaknya secara langsung, yang mereka rasakan secara langsung dampak negatif dari bermain game online secara fisik. Hal ini dikarenakan usia anak yang masih dalam masa pertumbuhan, sehingga belum bisa merasakan dampak jangka panjangnya. Game online dapat menyebabkan syaraf mata dan otak terganggu, serta dapat menyebabkan dampak fisik lainnya terutama pada organ dalam manusia.
KESIMPULAN
Faktor penyebab bermain game online dan dampak negatifnya bagi pelajar
di warung internet. Hal tersebut terbukti dengan adanya
faktor-faktor yang menyebabkan anak bermain game online, yaitu (a) Komunikasi
yang kurang maksimal antara anak dengan anggota keluarga, khususnya orang
tua; (b) Pengawasan orang tua yang kurang kepada anak; (c) Kesalahan pola asuh
dari orang tua kepada anak; (d) Kejenuhan atau merasa bosan seorang anak akan
rutinitas yang monoton. Game online mempunyai dampak negatif diantaranya
dampak sosial, dampak psikis, dan dampak fisik.
Implementasi faktor penyebab bermain game online dan dampak negatifnya
bagi pelajar di warung internet. Hal tersebut terlihat dengan
adanya pelajar yang sampai berjam-jam bermain game online. Pelajar tidak
menyadari akan bahayanya jika terlalu sering memainkan game online hanya
sebatas memikirkan kesenangan dan menghilangkan kebosanan.
http://eprints.ums.ac.id/29906/15/NASKAH_PUBLIKASI.pdf
http://eprints.ums.ac.id/29906/15/NASKAH_PUBLIKASI.pdf
Tidak ada komentar:
Posting Komentar